Kamis, 01 Juli 2010

Chatter = Antisosial?

Chatter = Antisosial?Banyak anggapan bahwa perilaku chatter cenderung mengarah ke suatu bentuk antisosial. Benarkah demikian? Lalu, apa tujuan secara umum dari para chatter ini sebenarnya?

Hampir semua pengguna Internet tentu mengenal istilah chatting. Ngobrol di dunia maya ini memang merupakan suatu pengalaman yang mengasyikan. Meski tak bertatap muka namun tetap saja ngobrol semacam ini menjadi suatu hiburan tersendiri bagi penggunanya. Bahkan terkadang cukup banyak chatter yang menghabiskan waktunya di depan monitor hanya untuk alasan ini, chatting!


Berdasarkan suatu riset terungkap bahwa teryata para chatter ternyata berada pada urutan tertinggi dalam hal waktu online dibandingkan dengan pengguna Internet lainnya yang hanya melakukan browsing.

Sebenarnya apa sih tujuan utama para chatter ini? Apa enaknya ngobrol di Internet tanpa bertatap muka? Sulit menjelaskannya. Memang kenikmatan ini sulit diungkapkan, namun setidaknya cara semacam ini merupakan salah satu cara yang efektif untuk memperbanyak teman dan wawasan, demikian alasan yang dikemukan oleh beberapa chatter pengguna ICQ, salah satu program instant messaging yang cukup terkenal. Bahkan cukup banyak pula para chatter ini memetik suatu hasil dari pertemanannya di Internet tersebut, yaitu menemukan teman hidup atau jodoh. Suatu hal yang positif bukan?

Berbicara mengenai prilaku chatter, ada banyak anggapan bahwa umumnya chatter memiliki prilaku antisosial. Anggapan ini mungkin berdasarkan pengamatan sekilas terhadap para chatter yang sering menghabiskan waktunya ngobrol di dunia maya. Namun, tentu saja alasan tersebut tidak dapat diterima begitu saja. Hal ini di perkuat dengan hasil sebuah survey di Inggris yang menyatakan bahwa mereka umumnya memiliki pribadi yang terbuka, dan memiliki wawasan luas, serta petualangan yang lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak pernah melakukan chatting.

Terlepas dari hal-hal negatif yang timbul dari prilaku para chatter dan berbagai kerugian yang muncul seperti penyebaran virus, tetap saja chatting merupakan suatu fenomena dari bentuk sosialisasi yang patut didukung

0 komentar:

Posting Komentar

 
Master SEO Indonesia - Private SEO Medan, Jakarta, Bekasi, Padang, Aceh, Pekanbaru, Batam, Bandung, Tangerang, Surabaya, Yogyakarta, Bogor