Senin, 28 Maret 2011

Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan

Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi LawanKecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan, hayyo… apakah itu? Cobalah kawa-kawan tebak teka-teki tadi. Tahu gak?! Ywdah, saya akan beritahu, maksud Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan yaitu ditujukan kepada Api dan Kebakaran. So, artikel kali ini akan membahas tentang bahaya kebakaran dan tentang pencegahan terjadinya kebakaran guna mendukung Nissan X-trail Mobil SUV Tangguh dan Sporty Terbaik. Mari kita saksikan langsung ke TKP. Hehehe. :D


Kecil Jadi Kawan, yaitu API adalah gas pijar yang mengeluarkan panas. bila panas yang dikeluarkan itu melebihi batas maksimal, maka dapat menimbulkan kebakaran. Sementara Besar jadi Lawan yaitu KEBAKARAN adalah suatu peristiwa yang disebabkan dari api yang tidak dapat dikendalikan atau dikuasai baik besar maupun kecil, disengaja atau tidak dan menimbulkan kerugian harta benda, cacat bahkan korban jiwa manusia. Suatu Kebakaran selalu bias mengakibatkan menghambat kelancaran pemerintahan/pembangunan, menghambat kelancaran perekonomian, menimbulkan pengangguran, dan mengganggu stabilitas KAMTIBNAS Psikologi. Wih, bayangkan saya betapa mengerikannya Jika Kebakaran terjadi di dekat kita atau bahkan menimpa kita. Hii.. Serram….

Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan

Slogan Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan selalu terjadi apabila :
- Api terkendali menjadi kawan jika selama api dapat dikendalikan atau dikuasai, besar atau kecil, selama itu pula api akan menjadi kawan bahkan menguntungkan dan menghasilkan. Sementara…
- Api TAK terkendali menjadi lawan jika betapapun kecilnya api, selama tidak dikendalikan atau dikuasai dan menimbulkan kerugian, cacat bahkan korban jiwa manusia maka selama itu pula api dikatakan menjadi lawan dan disebut perisatiwa kebakaran.

LANGKAH-LANGKAH PENANGGULANGAN KEBAKARAN
Apabila frase kedua dari kalimat Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan terjadi (yaitu Kebakaran) langkah-langkah penanggulangan yang dapat kita lakukan yaitu :
1. Memadamkan secara langsung dengan alat pemadam yang sesuai yang diletakkan pada tempat terdekat.
2. Jika api tidak padam, panggil teman terdekat dan segera hubungi kepala gedung (fire marshall).
3. Bunyikan alarm / tanda bahaya kebakaran jika api belum padam (jika ada).
4. Apabila alarm otomatis berbunyi, bantu evakuasi (pengosongan gedung) melalui pintu darurat dan segera lakukan pemadam dengan alat pemadam yang tersedia.
5. Hubungi (temui langsung atau lebih baik telpon, hindari nge-sms) unit pemadam kebakaran untuk minta bantuan dengan identitas yang jelas
6. Amankan lokasi dan bantu kelancaran evakuasi (pengosongan gedung) dan bantu kelancaran petugas pemadam
7. Beritahu penolong atau petugas pemadam tempat alat pemadam dan sumber air
8. Utamakan keselamatan jiwa dari pada harta bend.

Tips Pencegahan Kebakaran
Segala yang bukan menjadi UPAYA yang dilakukan agar frase kedua dari kalimat Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan (yaitu Kebakaran) tidak terjadi yaitu : memberikan penyuluhan, pendidikan dan pelatihan, menempatkan barang-barang yang mudah terbakar di tempat yang aman dan jauh dari api, tidak merokok dan melakukan pekerjaan panas di tempat barang-barang yang mudah terbakar, tidak membuat sambungan listrik sembarangan, tidak memasang steker listrik bertumpuk-tumpuk, memasang tanda-tanda peringatan pada tempat yang mempunyai resiko bahaya kebakaran tinggi, menyediakan apar ditempat yang strategis, matikan aliran listrik bila tidak digunakan, buang puntung rokok di asbak dan matikan apinya, bila akan menutup tempat kerja, periksa dahulu hal-hal yang dapat menyebabkan kebakaran

Oke dech, mungkin sudah cukup saya berbagi informasi tentang bahaya kebakaran, pencegahan kebakaran, dan lainnya. Selamat mengaplikasikannya yach teman..teman. Selalu tanamkan slogan terhadap Api yaitu : Kecil Jadi Kawan, Besar Jadi Lawan. Wassalam…



1 komentar:

bayuzu mengatakan...

thanx visit my blog..."
lebih mantab bis postinganya, bermanfaat sekalli nich.

29 Maret 2011 15.09

Posting Komentar

 
Master SEO Indonesia - Private SEO Medan, Jakarta, Bekasi, Padang, Aceh, Pekanbaru, Batam, Bandung, Tangerang, Surabaya, Yogyakarta, Bogor